Makalah Konsep Dan Tipe Routing Jaringan
TUGAS MAKALAH
KONSEP DAN TIPE ROUTING JARINGAN
Di Susun Oleh : KELOMPOK
I
182417
AGUNG NUGRAHA
182393
HAMKA
202004 ZAINAL ABIDIN
202005 NISMA
202019 MUH FARHAN RAMADHAN
202026
MUH KHAIRUL DIAN TASMAN
202423 GIBRAN AL FARIZI
FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS DIPA MAKASSAR
2021/2022
KATA PENGANTAR
Seraya
mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan Rahmat serta Hidayah
-Nya, sehingga kita masih dalam keadaan sehat. Dan khususnya, kami (penyusun)
bisa menyelesaikan Makalah dengan judul “Konsep Dan Sistem Routing Jaringan”
Makalah
ini tentunya jauh dari kata sempurna tapi penulis tentunya bertujuan untuk
menjelaskan atau memaparkan point-point di makalah ini, sesuai dengan
pengetahuan yang saya peroleh, baik dari buku maupun sumber-sumber yang
lain. Semoga semuanya memberikan manfaat bagi kita. Bila ada kesalahan tulisan
atau kata-kata di dalam makalah ini, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Makassar,
27 November 2021
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL............................................................................................
i
KATA PENGANTAR..........................................................................................
ii
DAFTAR
ISI........................................................................................................
iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Masalah.................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah..........................................................................................
1
C. Tujuan
Penulisan............................................................................................
1
BAB II PEMBAHASAN
A. Definisi
Routing.............................................................................................
2
B. Konsep
Dasar
Routing...................................................................................
3
C. Contoh
Tabel Routing....................................................................................
6
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan.....................................................................................................
16
B. Saran...............................................................................................................
17
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Dengan semakin
majunya teknologi di dunia setiap waktu, hal ini mengakibatkan perlunya
fasilitas agar banyak orang lebih memahami mengenai teknologi itu sendiri salah
satunya yaitu routing. Makalah ini di buat semata-mata karena kami ingin
mengetahui lebih dalam tentang jaringan khususnya Routing. Serta agar kami dan
pembaca tidak akan ketinggalan teknologi yang semakin hari semakin meningkat
pesat.
B. Rumusan
Masalah
Rumusan masalah
dari penulisan makalah ini adalah :
1. Apa
itu Routing ?
2. Apa
konsep dasar Routing ?
3. Apa
itu Routing Table ?
C. Tujuan
Penulisan
Memberikan
informasi mengenai routing kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui tentang
konsep dasar routing, Routing table dan definisi dari routing itu sendiri.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Definisi
Routing
Routing adalah
proses untuk memilih jalur (path) yang harus dilalui oleh paket. Jalur yang
baik tergantung pada beban jaringan, panjang datagram, type of service
requested dan pola trafik. Pada umumnya skema routing hanya mempertimbangkan
jalur terpendek (the shortest path).
Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
1. Direct Routing (direct delivery)
Paket dikirimkan dari satu mesin ke mesin lain
secara langsung (host berada pada jaringan fisik yang sama) sehingga tidak
perlu melalui mesin lain atau gateway.
2. Indirect Routing (indirect delivery)
Paket dikirimkan dari suatu mesin ke mesin yang
lain yang tidak terhubung langsung (berbeda jaringan) sehingga paket akan
melewati satu atau lebih gateway atau network yang lain sebelum sampai ke mesin
yang dituju.
Terdapat 2 tipe routing, yaitu:
1. Static Routing
Dibentuk (dikonfigurasi dikonfigurasi) ) secara
manual oleh administrator jaringan .
Cocok untuk router yang hanya terkoneksi dengan
beberapa gateway (router tetangga tetangga) ) atau
Hanya terkoneksi dengan satu router lain ( misal
misal. Router ISP) yang membuat jaringan lokal kita konek ke internet
Informasi routing berupa :
- IP Network lain yang terkoneksi dengan router kita
- IP Address (router tetangga tetangga) yang ) digunakan sebagai gateway
Cara kerja routing statik dapat dibagi menjadi 3
bagian:
a) Administrator
jaringan yang mengkonfigurasi router
b) Router
melakukan routing berdasarkan informasi dalam table routing
c) Routing
statis digunakan untuk melewatkan paket data
Langkah-langkah untuk melakukan routing statis sebagai berikut :
a. Tentukan
dahulu prefix jaringan,subnet mask, dan address tujuan.
b. Tambahkan ke dalam
tabel route tujuan address.
c. Masukkan
gateway interface atau address next-hop yang direct routing atau terhubung
secara langsung ke router tetangga.
2. Dynamic Routing
Dynamic routing protocol digunakan untuk untuk:
a) menambahkan
network lain ke routing table
b) menemukan
network lain
c) update
and maintain routing tables
d)
Menemukan network lain secara automatis
e) Router
dapat menemukan network baru dengan cara
f) saling
‘sharing routing table information information’
B. Konsep
Dasar Routing
Routing adalah
proses yang dialami datagram untuk mencapai tujuan di jaringan TCP/IP. Konsep
routing adalah hal yang utama pada lapisan internet di jaringan TCP/IP. Hal ini
karena pada lapisan internet terjadi proses pengalamatan. Data-data dari device
yang terhubung ke internet dikirim dalam bentuk datagram, yaitu paket data yang
didefinisikan oleh IP. Datagram memiliki alamat tujuan paket data.
Konsep dasar dari
routing adalah bahwa router meneruskan IP paket berdasarkan pada IP address
tujuan yang ada dalam header IP paket. Dia mencocokkan IP address tujuan dengan
routing table dengan harapan menemukan kecocokan entri–suatu entri yang menyatakan
kepada router kemana paket selanjutnya harus diteruskan. Jika tidak ada
kecocokan entri yang ada dalam routing table, dan tidak ada default route, maka
router tersebut akan membuang paket tersebut. Untuk itu adalah sangat penting
untuk mempunyai isian routing table yang tepat dan benar.
Ada 2 item yang
harus dimasukan oleh tabel routing untuk mengirim paket data, diantaranya:
· Destination Address merupakan sebuah alamat
pada jaringan yang dapat dijangkau oleh
router
· Pointer to the Destination merupakan
penunjuk yang akan memberitahukan bahwa jaringan atau network yang dituju dapat
terhubung dengan router.
Router akan menyesuaikan informasi yang terdapat
pada tabel routing sebelum mengirimkan ke alamat tujuan sehingga tidak ada yang
namanya salah sasaran dalam mengirimkan paket data. Berikut adalah urutan pada
tabel routing untuk menyesuaikan alamat tujuan:
· Host
Address
· Subnet
· Group
of Subnet
· Major
Network Number
· Group
of Major Network Numbers
· Default
Address
· Routing
Table
Table routing
adalah table yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router
yang lain sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi.
Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang
menganalisa dan mengatur routing table.
Intinya, router
hanya tahu cara menghubungkan nertwork atau subnet yang terubung langsung
dengan router tersebut. Router akan memberi rekomendasi jalur mana yang paling
tepat untuk melewatkan paket data yang dikirim ke alamat tertentu sesuai dengan
informasi yang terdapat pada tabel routing sehingga pada saat paket data telah
dikirimkan atau diarahkan maka router akan melakukan pemeriksaan yang terdapat
pada tabel routing dan router akan menentukan jalur mana yang paling sesuai
dengan informasi yang ada.
Informasi yang
terdapat pada tabel routing dapat diperoleh secara static routing melalui
perantara administrator dengan cara mengisi tabel routing secara manual ataupun
secara dynamic routing menggunakan protokol routing, dimana setiap router yang
berhubungan akan saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat
tujuan dan memelihara tabel routing.
Jika data yang
dikirimkan oleh pengirim ke alamat atau jaringan yang dituju tidak sesuai
dengan entri diatas maka paket data yang telah dikirimkan oleh pengirim akan
dibuang dan pengirim data akan diberikan pesan oleh router bahwa data yang
dikirim telah di drop karena ketidaksesuain dan terjadi kesalahan pengalamatan
pada address source pengirim. Tabel Routing pada umumnya berisi informasi
tentang:
Tabel routing
(routing table) terdiri atas entri-entri rute dan setiap entri rute terdiri
dari IP Address. Berikut adalah field dari tabel routing IPv4.
1. Destination
Dapat berupa alamat IPv4 atau prefix alamat IPv4.
Dalam Windows, kolom ini dinamakan Network Destination dalam display perintah
route print.
2. Network Mask
Subnet mask digunakan untuk menyesuaikan tujuan
alamat IPv4 dari nilai paket yang dikirim dari field destination. Pada windows,
kolom ini dinamakan Netmask.
3. Next-Hop
Alamat IPv4 yang dilewati. Pada tabel router di
Windows, kolom ini dinamakan Gateway.
4. Interface
Interface jaringan yang digunakan untuk mengirim
kembali paket IPv4. Dalam Windows, kolom ini berisi alamat IPv4 yang ditugaskan
sebagai interface.
5. Metric
Merupakan angka yang digunakan sebagai indikasi
penggunaan route sehingga menjadi route yang terbaik di antara banyak route
dengan tujuan yang sama bisa dipilih. Metric dapat menunjuk pada banyak links
di jalan ke tujuan atau rute yang diinginkan untuk digunakan, tergantung banyak
link.
C. Contoh
Tabel Routing
Tabel Routing
|
Router |
Destination |
Netmask |
Next-Hop |
Metric (Ket) |
|
A |
172.16.1.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
172.16.5.0 |
255.255.255.0 |
172.16.1.2 |
1 (indirect) |
|
|
192.168.3.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
|
192.168.2.0 |
255.255.255.0 |
172.16.1.2 |
1 (indirect) |
|
|
192.168.1.0 |
255.255.255.0 |
172.16.1.2 |
2 (indirect) |
|
|
B |
172.16.1.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
172.16.5.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
|
192.168.2.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
|
192.168.1.0 |
255.255.255.0 |
172.16.5.2 |
1 (indirect) |
|
|
192.168.3.0 |
255.255.255.0 |
172.16.1.1 |
1 (indirect) |
|
|
C |
172.16.5.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
172.16.1.0 |
255.255.255.0 |
172.16.1.2 |
1 (indirect) |
|
|
192.168.1.0 |
255.255.255.0 |
- |
0 (direct) |
|
|
192.168.2.0 |
255.255.255.0 |
172.16.5.1 |
1 (indirect) |
|
|
192.168.3.0 |
255.255.255.0 |
172.16.5.1 |
2 (indirect) |
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Table routing adalah table yang memuat
seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router
yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing table hanya
memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan mengatur
routing table.
urutan
pada tabel routing untuk menyesuaikan alamat tujuan:
- · Host Address
- · Subnet
- · Group of Subnet
- · Major Network Number
- · Group of Major Network Numbers
- · Default Address
STATIC ROUTER adalah suatu mekanisme routing yang tergantung
dengan routing table (tabe; routing) dengan konfigurasi manual. Static router
(yang menggunakan solusi static route) haruslah dikonfigurasi secara manual dan
di-maintain secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing
table secara dinamis dengan router-router lainnya.
B. Saran
Kepada pembaca makalah ini diharap memberi kritik
dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.
0 Response to "Makalah Konsep Dan Tipe Routing Jaringan"
Post a Comment